Kamis, 08 April 2010

Kelainan dan Penyakit pada Sistem Peredaran Darah

Kelainan dan penyakit pada sistem peredaran darah dapat disebabkan oleh faktor keturunan (genetis). Inilah beberapa penyakit yang berikatan erat dengan sistem peredaran darah:

Anemia
Anemia biasanya lebih dikenal sebagai penyakit karena kurang darah. Kurang darah terjadi karena kandungan hemoglobin dalam sel darah merah rendah atau sedikit. Hal ini disebabkan karena makanan yang kurang mengandung zat besi. Makanan yang mengandung zat besi yang tinggi misalnya hati, daging, dan sayuran hijau. Penyebab lainnya :

    • Perdarahan hebat
    • Akut (mendadak)
    • Kecelakaan
    • Pembedahan
    • Persalinan
    • Pecah pembuluh darah
    • Kronik (menahun)
    • Perdarahan hidung
    • Kanker atau polip di saluran pencernaan
    • Tumor ginjal atau kandung kemih
    • Perdarahan menstruasi yang sangat banyak
  • Berkurangnya pembentukan sel darah merah
    • Kekurangan zat besi
    • Kekurangan vitamin B12
    • Kekurangan asamfolat
    • Kekurangan vitamin c
    • Penyakit kronik
  • Meningkatnya penghancuran sel darah merah
  • Pembesaran limpa
  • Kerusakan mekanik pada sel darah merah
  • Reaksi autoimun terhadap sel darah merah:

Thalasemia
Thalasemia merupak penyakit anemia yang diturunkan dan penyakit ini sering terdapat pada bayi dan anak-anak. Penderita thalasemia berat membutuhkan transfusi darah setiap bulan.
secara autosomal yang paling banyak dijumpai di Indonesia dan Italia. Enam sampai sepuluh dari setiap 100 orang Indonesia membawa gen penyakit ini. Kalau sepasang dari mereka menikah, kemungkinan untuk mempunyai anak penderita talasemia berat adalah 25%.



Hemofilia

Hemofilia merupakan penyakit yang menyebabkan darah sukar membeku jika terjadi luka. Biasanya penyakit dikarenakan adanya turunan (genetis). Kelainan ini tidak dapat diobati namun dapat dicegah dengan cara menghindari terjadinya pendarahan agar darah tidak mengalir terus.




Leukimia
Leukimia biasanya dikenal juga sebagai kanker darah yang merupaka penyakit bertambahnya sel darah putih yang tidak dapat dikendalikan. Beberapa gejala leukimia adalah demam, kedinginan,
gejala seperti flu, badan lemah, sakit kepala, sering mengalami infeksi, berat badan turun drastis, berkeringat pada malam hari, nyeri tulang atau sendi. Belum ada yang dapat memastikan apa penyebab leukimia namun diduga penyebab leukimia adalah radiasi tinggi dan keadaan genetika seseorang. Pengobatan leukimia bisa dilakukan dengan kemoterapi, terapi radiasi, terapi biologi, atau cangkok sumsum tulang. Untuk menghindari leukimia kita harus mencegah dan menghindari bahan-bahan kimia karsinogen.

Hipertensi
Hipertensi disebabkan oleh tekanan darah yang tinggi di dalam arteri. Tekanan darah dapat dikatakan tinggi jika tekanan sistolik antara 140 - 200 mmH dan tekanan diastolik 90 - 110 mmHg atau bahkan lebih. Gejala yang ditimbulkan penyakit hipertensi adalah sakit kepala, napas pendek, dan penglihatan kabur. Penyakit ini tidak bisa disembuhkan namun dapat dikontrol dengan cara pola hidup sehat dan obat-obatan serta dengan olahraga secara teratur.

Koronariasis
Koronariasis merupakan penyempitan atau penyumbatan nadi tajuk pada jantung. Nadi tajuk menjadi kecil jika tersumbat sehingga jantung dapat terganggu atau berhenti berdenyut. Penderita akan merasakan rasa sakit pada bagian dada. Peyakit ini disebabkan
oleh terbentuknua gumpalan darah pada dinding dalam arteri koronaria. Gumpalan ini disebabkan oleh menumpuknya kolesterol di dalam dinding arteri. Pengobatan dilakukan dengan operasi.





Varises

Varises merupakan pelebaran pembuluh balik atau vena. Penyakit ini biasanya terjadi pada kaki terutama di bagian betis. Varises merupakan penyakit biasa dan tidak berbahaya. Biasanya varises disebabkan oleh pembengkakan pada vena. Varises tidak perlu diobati namun jika sudah parah bisa dilakukan operasi.




Angina
Angina disebabkan karena kurangnya pemasukkan darah dan
oksigen ke jantung.Orang
akan menderita karena itu dan bisa
mengalami nyeri dada.








Aneurisma aorta
Aneurisma aorta terjadi ketika ada sesuatu yang salah dalam dinding aorta. Biasanya ada yang menonjol. Hal ini dapat disebabkan karena tekanan darah tinggi, aterosklerosis dan obesitas.





Arrhythmia
Arrhythmia adalah kondisi dimana irama jantung
berdenyut tidak normal






Aterosklerosis

Kadang-kadang, lemak, kalsium dan kolesterol akan diendapkan pada dinding-dinding arteri. Hal ini menyebabkan penebalan dinding dan mungkin akan begitu tebal dan itu mungkin akan benar-benar menghentikani sirkulasi darah. Hal ini disebut aterosklerosis.






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar